Thursday, September 4, 2014

Mengapa Wanita Malas Berfantasi Seks

Mengapa Wanita Malas Berfantasi Seks
Mereka lebih senang melakukannya secara riil?
Wuri Handayani, Stella Maris

Kedekatan fisil, menjadi lebih berarti bagi wanita.  
Kedekatan fisil, menjadi lebih berarti bagi wanita.  
  Seks dan wanita, mungkin ini masih tabu untuk diidentikkan. Namun ternyata, dibandingkan pria, para wanita lebih suka melakukan hubungan seks daripada sekedar berfantasi. 
Tanpa disadari, wanita terkadang menuntut seks lebih besar. Hanya saja, mereka masih ragu untuk menunjukkkan keinginannya. Berikut alasan mengapa wanita malas berfantasi dan lebih ingin melakukannya secara riil.
Fisik
Dilansir laman Times of India, ketika melakukan hubungan intim, wanita akan mengandalkan aspek visual. Mereka akan lebih bergairah saat dihadapkan dengan fisik yang memenuhi standarnya.
Tapi ini bukan berarti, wanita lebih mengutamakan penampilan fisik dibandingkan kepribadian. Saat akan berhubungan seksual, ada beberapa bagian tubuh pria yang paling disukai wanita.
Kedekatan emosional
Bagi wanita, idealnya, seks akan menjadi hal yang menyenangkan ketika mereka memulai tindakan seksual secara seimbang. Artinya, usai berhubungan seksual, mereka harus mendapatkan kedekatan emosional dengan pasangannya. Ini yang menjadi motivasi mereka untuk melakukan aktivitas seks dengan pasangannya.  
Percaya diri
Seks bukan hanya sensasi fisik belaka, aktivitas ini juga dapat meredakan tekanan pikiran. Bagi beberapa orang yang mengalami "hal buruk", seks dapat menjadi obat penawar yang hebat. 
Selain dapat menstabilkan emosi, seks juga membuat wanita menjadi lebih percaya diri. "Seks memiliki kekuatan untuk penyembuhan yang dapat menghasilkan emosi positif. Dan menumbuhkan kepercayaan diri seseorang," papar psikolog Sunaina Bajaj. 
Melangsingkan
Melakukan hubungan seks bersama pasangan selama 30 menit, artinya Anda telah membakar lebih dari 85 kalori dalam tubuh. "Dua kali sesi bercinta dapat menurunkan berat badan Anda lebih banyak," kata seorang konsultan kebugaran, Stuti Batra.

No comments:

Post a Comment